5 Model Konstruksi Railing Tangga

5 Model Konstruksi Railing Tangga

Railing Tangga Putar
Satu Anak Tangga Tertanam di Dinding

“Konstruksi ini disebut kantilever, kekuatan tangga terletak pada jepitan antara anak tangga dan dinding”

Bahan yang tepat untuk konstruksi railing tangga model ini adalah konstruksi beton dan konstruksi baja. Model ini tidak memerlukan tempat yang luas karena biasa ditempatkan di sudut ruang. untuk lokasi beton, harus dibuat di lokasi (on site). sedangkan untuk konstruksi baja bisa dikerjakan dahulu di workshop. Jika ingin membuat tangga kantilever, perhatikan pembesian untuk pondasi. Lebar/bentang anak tangga sebaiknya tisak lebih dari 80 cm.

Tangga Spiral

“Tangga spiral bertumpu pada satu tiang utama di tengah, anak tangga menempel pada tiang utama dan berkonstruksi kantilever”

Bentuk tangga spiral adalah melingkar pada satu tiang sehingga sering juga disebut tangga pilin atau tangga pusar. Bahan yang digunakan untuk tangga ini sebaiknya dari konstruksi baja. Jenis tangga ini tidak memerlukan tempat yang luas dan biasanya hanya cukup dilewati untuk satu orang. Pembuatannya bisa dilakukan di workshop untuk selanjutnya dipasang di lokasi.

Balok Induk di Tengah

“Kekuatan tangga terletak pada satu balok induk di tengah yang letaknya tersembunyi di bawah anak tangga”

Struktur lain yang menopang tangga ini biasanya berupa tiang atau ada satu sisi yang tertanam ke dalam dinding. Dengan struktur ini, tangga terlihat ringan dan melayang. Cocok bila digunakan untuk ruangan yang tidak terlalu besar. Material yang bisa digunakan adalah konstruksi besi, baja, kayu, beton atau kombinasi dari ketiganya. Pengerjaan tangga jenis ini harus dilakukan di lokasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Railing Tangga Surabaya